LAPORAN PENELITIAN LAPANGAN
MUSEUM RONGGOWARSITO
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah : Islam dan Budaya Jawa
Dosen
Pengampu : M. Rikza Chamami, M.Si
Disusun oleh :
Maulida Rani
Safitri (123411067)
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN
KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM
NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2015
I.
PENDAHULUAN
Di
Indonesia, terdapat banyak museum yang bersejarah. Salah satunya yaitu Museum
Ronggowarsito yang terletak
di jalan Abdurahman Saleh, Semarang Jawa Tengah. Museum Ronggowarsito merupakan sebuah
aset pelayanan dibidang pelestarian budaya.
Museum Ronggowarsito
menjadi salah satu wisata sejarah, dengan banyaknya aset yang berada pada
museum tersebut menjadikan Museum Ronggowarsito sebagai salah satu wisata edukatif
yang cocok untuk dikunjungi oleh para pelajar maupun wisatawan baik skala lokal
maupun nasional.
Di dalam laporan ini, saya akan menulis
koleksi apa saja yang terdapat di Museum Ronggowarsito, serta nilai nilai Islam
dan budaya Jawa yang terkandung didalamnya.
II.
RUMUSAN
MASALAH
A.
Apa saja koleksi yang ada di
dalam museum Ronggowarsito?
B.
Bagaimana nilai-nilai Islam
yang terkandung dalam budaya Jawa tersebut?
III.
PEMBAHASAN
A. Koleksi Museum Ronggiwarsito
Museum Ronggowarsito memiliki banyak koleksi. Koleksi-
koleksi tersebut terbagi menjadi 10 jenis, yaitu geologi, biologika, arkeologi,
historika, filologi, numismatic / heraldika, kramologika, teknologika, ethnografika,
dan seni rupa.
1. Koleksi Geologika
Koleksi Geologika
Berupa koleksi berbagai jenis batuan diantaranya batu meteorit, batu kuarsa,
batu mineral, dan berbagai jenis batuan lainnya, dimana setiap batuan ini
memiliki fungsi masing – masing.
2. Koleksi Biologika
Koleksi Biologika
Berupa koleksi fosil diantaranya fosil tumbuhan, fosil binatang dan fosil
manusia. Disamping koleksi fosil juga terdapat koleksi peralatan hidup yang
digunakan pada masa purba.
3. Koleksi Arkeologi
Koleksi Arkeologika
Berupa koleksi benda – benda peninggalan zaman pra sejarah, ketika pengaruh
agama hindu dan budha masuk ke Indonesia.
4. Koleksi Historika
Koleksi Historika
Berupa koleksi zaman perang kemerdekaan, koleksi – koleksi ini memiliki nilai
sejarah yang tinggi jika dilihat dari usia koleksi yang sudah bertahun – tahun
dan sempat digunakan dalam peristiwa kemerdekaan.
5. Koleksi
Fologi
Koleksi Filologika
Berupa koleksi naskah kuno tulisan tangan asli yang menceritakan suatu
peristiwa tertentu.
6. Numismatic / Heraldika
Koleksi Numismatika
/ Heraldika berupa koleksi mata uang kuno, tanda pangkat, lambing dari
kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
7. Kramologika
Koleksi
Keramologika Berupa benda – benda yang terbuat dari tanah liat yang dibakar
yang disebut dengan tembikar, keramik local dan keramik cina.
8. Teknologika
Koleksi Teknologika
Berupa koleksi peralatan tradisional yang digunakan sebelum ditemukannya
peralatan modern.
9. Ethnografika
Koleksi Etnografika
Berupa koleksi benda – benda hasil kebudayaan yang menunjukan identitas suku /
etnis tertentu.
10. Seni Rupa
Koleksi Seni Rupa Berupa
seni yang mengekspresikan pengalaman artistic manusia melalui objek baik dua
dimensi maupun tiga dimensi.
B. Nilai-nilai Islam yang Terkandung
dalam Budaya Jawa
1.
Al Qur’an
Di Museum Ronggowarsito
terdapat Al Qur’an tulisan tangan dari kota Surakarta, Al Qur’an yang bersampul
kulit dengan hiasan bercorak Eropa dan berhuruf Arab itu diperkirakan dibuat
sekitar awal abad ke 19. Al Qur’an merupakan kitab suci yang bersifat universal,
maka sesuai digunakan sepanjang zaman. Al qur’an adalah sesuai dengan
perkembangan sains dan teknologi, bahkan teori yang terdapat dalam Al Qur’an
Berjawa dibuktikan pada era zaman modern. Sedangkan teori tersebut telah
diterangkan dalam Al Qur’an sejak 1400 tahun yang lalu.

2.
Mimbar Masjid Ki Ageng Selo
Sebagai wujud dari rasa
penghormatan terhadap leluhurnya, Kraton Surakarta telah membangun masjid dan
memberi mimbar khotbah di kompleks pemakaman Ki Ageng Selo. Peristiwa tersebut
terekam dalam sebuah prasasti bertuliskan Arab pegon sekitar abad ke 17.
Lambang kebesaran Kraton Surakarta terukir pula di bagian atas mimbar. Mimbar
ini dipakai oleh khotib ketika membacakan khotbah.

3.
Maket Masjid Agung Demak
Masjid Agung Demak merupakan
salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid ini memiliki nilai historis yang
sangat penting bagi perkembangan Islam di tanah air , tepatnya pada masa
kesultanan Demak Bintoro. Banyak masyarakat mempercayai masjid ini sebagai
tempat berkumpulnya para wali penyebar agama Islam, yang lebih dikenal dengan
sebutan Walisongo.

4.
Maket Menara Masjid Kudus
Menara ini berada dalam satu
kompleks dengan masjid Kudus, tepatnya disamping kanan masjid. Arsiteknya
mengatur pada bangunan pura (seperti di Bali). Tinggi menara masjid kudus 18 M.
Menara dibangun bersamaan dengan dibangunnya masjid kudus pada abad ke XVI M.

5.
Jambangan
Jambangan yang berasal dari
lasem rembang berfungsi sebagai wadah air yang digunakan untuk bersuci sebelum
memasuki makam tokokh islam Nyi Ageng Maloka. Beliau adalah tokoh penting
penyebar agama Islam di Rembang, berdasarkan tipe nisannya yang terdapat di
Troloyo, diperkirajkan makam berasal dari abad XV Masehi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar